Jurnal>> Tafsir Al-Qur’an Dalam Lintasan Sejarah


 

Penafsiran terhadap Kitab Suci al-Qur’an adalah sebuah kemestian karena ajaran al-Qur’an yang bersifat komprehensif. Namun, kenyataannya bahwa al-Qur’an bukanlah kitab suci yang menyebutkan ajarannya secara detail dan terperinci. Dalam banyak hal al-Qur’an hanya berbicara secara umum dan global. Terkadang, ia hanya berisi dasar dan isyarat tertentu yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut. 

Untuk menjelaskan isi dan kandungan al-Qur’an sangat dibutuhkan adanya penafsiran. Upaya penafsiran terhadap al-Qur’an sudah ada sejak al-Qur’an itu diturunkan. Upaya itu mengalami perkembangan hingga zaman sekarang. Adanya banyak kitab tafsir yang disusun oleh ulama dari abad pertama sampai sekarang adalah sebagai bukti kuat terjadinya perkembangan dalam penafsiran itu. Kitab tafsir klasik berbeda dengan kitab tafsir yang muncul di abad ini. Perbedaan itu secara umum terdapat dalam tiga hal yaitu dari segi sumber, metode yang digunakan serta corak yang dominan menghiasi kitab tafsir itu. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan sejarah dan perkembangan penafsiran terhadap al-Qur’an sejak diturunkannya al-Qur’an pada masa Rasulullah SAW sampai berkembangnya tafsir saat ini.

Abstraknya dapat diunduh di Jurnal As-Salam, Vol.1, No. 2, September - Desember 2016 . Isi lengkap juga tersedia secara online di sini. Jurnal ini diterbitkan oleh Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam (As-Salam) Provinsi Aceh, (Print ISSN 2528-1402) dan (online ISSN 2549-5593)

Share this:

Post a Comment

 
  • Contact Us | Site Map | TOS | Privacy Policy | Disclaimer
  • Copyright © Bismi Rabb. Template by OddThemes