Latest Updates

Kedudukan Perempuan Menurut Model Pemahaman Tajdid

2:51 PM
Pada postingan sebelumnya telah disampaikan penyampaian Prof. Al Yasa tentang tiga model pemahaman keagamaan. Postingan ini adalah lanjutan dari penyampaian beliau pada tema yang sama. Namun, bagian ini khusus membahas contoh model pemahaman model tajdid terkait mengangkat harkat dan kedudukan perempuan. Pemahaman yang dipakai bukan menyamakan antara perempuan dan laki-laki, tapi mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan yang dalam hal-hal tertentu hampir sama dengan laki-laki. Betul ada yang berbeda antara laki-laki dan perempuan. Perempuan tidak bisa jadi wali nikah. Perempuan hamil dan menyusui. 

Dalam model pemahaman tajdid, perempuan bertanggung jawab untuk dirinya. Sebagaimana laki-laki bertanggung jawab terhadap dirinya. Jika kaum perempuan ingin masuk surga, maka perempuan bertanggung jawab dengan amal. Alquran tegas menyebutkan bahwa orang mukmin laki-laki dan perempuan yang beramal saleh akan diberi ganjaran oleh Allah. Tanggung jawab perempuan juga dalam hal menafkahi dirinya. Karena setiap orang bertanggung jawab menafkahi dirinya. 


Orang tua wajib mendidik anak-anaknya. Tidak hanya anak laki-laki, tapi juga anak perempuan. Anak perempuan harus disekolahkan sebagaimana anak laki-laki disekolahkan. Orang tua bisa berdosa jika tidak menyekolahkan anak perempuannya. Jika anak laki-laki dikuliahkan, maka anak perempuan juga dikuliahkan. Dalam beberapa kesempatan pengajian di rumah warga, saya biasa bertanya kepada tuan rumah, di mana anaknya sekolah. Termasuk yang ditanya anak perempuannya disekolahkan di mana.

Anak perempuan tidak boleh dikungkung di rumah. Perempuan bisa berkiprah di ruang publik. Berorganisasi adalah bagian dari ruang publik yang juga diisi oleh perempuan. Di Muhammadiyah, sebagai organisasi yang memakai model pemahaman tajdid, ada organisasi perempuan Aisyiyah dan Nasiatul Aisyiyah. 

Kalau beraktivitas di ruang publik, bagaimana dengan wajah dan suara perempuan? Ada hadis yang mengatakan wajah aurat. Tapi hadis yang mengatakan wajah tidak aurat lebih banyak. Dalam ibadah haji menggunakan cadar tidak dibolehkan. Maka di luar ibadah haji boleh memakai cadar. Tapi, tidak sunnah apalagi wajib. Begitu juga suara perempuan. Tidak ada hadis yang mengatakan suara perempuan adalah aurat. Bahkan ada sahabat yang mengetahui fulanah dari suaranya.
Tentang salat perempuan yang lebih baik di kamar. Betul ada hadis yang mengatakan itu. Tapi, ada juga hadis lain yang mengatakan kalau perempuan minta izin untuk pergi salat ke masjid dan mendengar khutbahku, kata Nabi Saw., maka tidak boleh dilarang. Makna minta izin di sini bukan sebenar-benar minta izin. Tapi perempuan yang hendak salat di masjid, harus memberi tahu mahromnya. Karena mahromnya tidak boleh melarang. Karena ada pengajian dan ceramah di masjid, maka di masjid Muhammadiyah disediakan tempat bagi perempuan yang ingin ikut mendengar khutbah, ceramah dan pengajian.
Contoh lain. Istri harus patuh pada suami dalam hal rumah tangga. Istri juga harus patuh pada orang tua suaminya. Tidak ada yang memutus hubungan anak perempuan dengan orang tuanya setelah ia menikah. Anak perempuan tetap punya hubungan dengan orang tuanya. Jika diminta memberi khutbah nikah, biasa saya sampaikan bahwa dengan menikah hubungan anak perempuan tidak putus dengan orang tuanya. Anak perempuan tetap wajib merawat orang tuanya dan orang tua suaminya. Begitu juga suami tetap wajib merawat orang tuanya dan orang tua istrinya. Laki-laki harus merasa bersalah ketika tidak bisa merawat orang tua istrinya.
Dalam konteks harta warisan. Sebelum Islam, perempuan tidak punya hak waris. Ada sahabat yang bertanya kepada Rasulullah Saw. perihal dia yang tidak punya anak laki-laki. Kepada siapa hartanya nanti akan diwariskan. Lalu turun ayat Alquran yang mengatakan bahwa bagi perempuan ada hak warisan. 
Di indonesia ada harta bersama karena kita memberi penghargaan kepada perempuan. Tidak demikian halnya dengan perempuan di negara Islam lainnya. Mengapa ada harta bersama? Alasannya karena di Indonesia, perempuan juga bekerja. Betul suami kepala keluarga. Tapi, perempuan adalah pasangan bagi laki-laki. Status istri bukan bawahan, dan status suami bukan atasan.
Itulah di antara penyampaian Prof. Dr. H. Al Yasa Abubakar, MA., Guru Besar Fiqih UIN Arraniry Banda Aceh, dalam pengajian Muhammadiyah Cabang Kota Takengon pada hari Jumat 4 Rajab 1439 H/ 20 April 2018.
______

BACA JUGA penyampaian Prof. Al Yasa tentang:

Peran Ulama Dalam Penguatan Ekonomi Ummat

Tiga Model Pemahaman Keagamaan

Tiga Model Pemahaman Keagamaan

1:48 PM
Sampai saat ini berkembang tiga model pemahaman keagamaan. Model pertama yaitu model pemahaman seperti pemahaman pada zaman sahabat dan ulama salaf. Model ini mulai dari zaman setelah meninggalnya Rasululullah sampai munculnya mazhab-mazhab. Model pemahaman ini berlangsung lebih kurang 140 tahun sejak Rasulullah meninggal tahun 10 Hijriah, sampai masa sebelum wafatnya Imam Ahmad bin Hanbal 150 Hijriyah.


Sebelum tahun 150 Hijriyah, telah muncul model pemahaman baru yaitu model pemahaman mazhab. Model ini berkembang sampai tahun 1900 Masehi.

Sesudah 1900 Masehi, muncul model pemahaman keagamaan baru yaitu model tajdid. Model pemahaman ini tidak terikat dengan model salaf dan juga model mazhab. Model pemahaman tajdid menekankan pentingnya kembali kepada ajaran agama yang berasal dari Alquran dan Alhadis untuk dipahami sesuai dengan zaman sekarang. Kembali kepada Alquran dan Sunnah dengan tetap menatap kemajuan dan perkembangan zaman.

Contoh populer tentang model pemahaman tajdid di antaranya adalah adanya hisab hakiki untuk menentukan masuknya waktu salat dan masuknya bulan baru sebagai pedoman dalam penentuan ibadah puasa dan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.
Jam baru masuk ke dunia Islam sesudah 1900 M. Masa salaf maupun masa imam mazhab belum dikenal jam. Maka pedoman masuknya waktu salat adalah betdasarkan pemahaman tekstual hadis.

Begitu juga belum ada teknologi untuk melihat bulan. Pada masa Usman, pernah terjadi awal Ramadan di Madinah dan di Syiria tidak sama karena hilal tidak sama tampak pada dua kota itu. Maka menurut model pemahaman salaf, boleh berbeda 1 Ramadan antara suatu kota dengan kota lainnya seperti Bireun dan Takengon misalnya.

Di Takengon sebelum diperkenalkan hasil hisab untuk menentukan awal Syawal, ada pengalaman puasa loha. Puasa loha yaitu membatalkan puasa di pertengahan hari karena telah tersiar kabar melalui radio bahwa hilal 1 Syawal sudah tampak. Namun, Salat Idul Fitri tidak dilaksanakan hari itu karena matahari telah tinggi. Salat Id dilaksanakan besoknya. Tapi hari itu tetap tidak puasa. Ini di antara akibat penggunaan teknologi setengah-setengah.

Metode hisab hakiki tidak menggunakan teknologi setengah-setengah. Dengan hisab telah dibuat jadwal salat dan perhitungan pergantian bulan sampai sekian tahun ke depan. Peristiwa gerhana yang terjadi beberapa waktu yang lalu telah diperkirakan dalam hasil hisab. Kapan lagi gerhana akan terjadi juga bisa dihitung menurut hisab.


Itulah di antara penyampaian Prof. Dr. H. Al Yasa Abubakar, M.A., Guru Besar Fiqih UIN Arraniry Banda Aceh, dalam pengajian Muhammadiyah Cabang Kota Takengon pada hari Jumat 4 Rajab 1439 H/ 20 April 2018.
______

BACA JUGA penyampaian Prof. Al Yasa tentang:

- Peran Ulama Dalam Penguatan Ekonomi Ummat
Kedudukan Perempuan Menurut Model Pemahaman Tajdid

Mengembalikan Foto Profil FB Yang Hilang

8:58 PM
Banyak pengguna situs pertemanan facebook saat ini dihebohkan dengan hilangnya foto profil di akun yang mereka miliki. Berbagai komentar dan isu pun bermunculan. Ada yang bilang hilangnya foto profil itu karena akunnya tidak aktif. Ada juga yang bilang karena gangguan signal. Ada juga komentar yang mengatakan pertanda akunnya akan ditutup atau dinonaktifkan. Karena banyaknya kabar yang bersiliweran tentang itu, maka membingungkan banyak orang.

Dikutip dari pusat bantuan facebook, dikatakan bahwa "Terkadang selama kami melakukan pemeliharaan situs, beberapa foto atau album foto mungkin akan menghilang sementara. Jika saat ini foto Anda hilang, harap tunggu beberapa jam untuk melihat apakah muncul kembali. Jika foto Anda masih hilang setelah beberapa jam, laporkan masalah."

Bagi pengguna yang menggunakan atau mengakses fb menggunakan opera mini atau browser sejenis, ada jaban lain  dari pengguna fb mengatakan bahwa mungkin aplikasi browsernya membatasi kuota per halaman saat ditampilkan. Cobalah mencari pada pengaturan aplikasi dimana terdapat pembatasan saat memuat halaman atau sejenisnya !

Jika itu terjadi pada opera mini, coba ikuti langkah berikut;
1) Jika kesalahan pada pengaturan pada opera mini,
-buka pada "pengaturan/setting" 
-dan pastikan "muat gambar/load images" sudah dicentang/check

2) Jika kesalahan pada pengaturan pada saat di m.facebook,
-coba masuk ke "Pengaturan & Privasi" 
-kemudian "Umum" 
-dan pilih pada "Penggunaan Data" 
-pastikan pada posisi "Normal" 
-jika tidak, anda bisa mengubahnya ke posisi "Banyak (dimuat lebih lambat)"

Apabila anda menggunakan tampilan web/dekstop kemungkinan hal yang anda keluhkan itu tidak akan terjadi kecuali apabila kecepatan internet anda dibawah standar / "lambat"

Terakhir, cara paling cepat mengatasi foto profil yang hilang adalah dengan cara buat atau ganti dengan foto profil yang baru. Sekian. Semoga membantu.

Maklumat Muhammadiyah Tentang Hisab Ramadan, Syawal, Zulhijah 1439 H

11:29 AM
Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah mengeluarkan maklumat tentang penetapan hasil hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1439. Dikutip dari Suara Muhammadiyah, bahwa melalui maklumat nomor 01/MLM/I.0/E/2018 disampaikan bahwa penetapan ini berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.

Berdasarkan hasil hisab hakiki tentang keberadaan hilal tersebut, maka Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan:
Tanggal 1 Ramadan 1439 H jatuh pada hari Kamis Pahing, 17 Mei 2018 M.
Tanggal 1 Syawal 1439 H jatuh pada hari Jum’at Legi, 15 Juni2018 M.
Tanggal 1 Zulhijah 1439 H jatuh pada hari Senin Kliwon, 13 Agustus 2018 M.
Hari Arafah (9 Zulhijah 1439 H) jatuh pada hari Selasa Pon,  21 Agustus 2018 M.
Idul Adha (10 Zulhijah 1439H) jatuh pada hari Rabu Wage, 22 Agustus 2018 M.
Berikut ini maklumat lengkap tersebut.



Jalur Pendaftaran UM-PTKIN 2018 Sudah Dibuka

8:07 AM
Kabar gembira bagi lulusan MA/MAK/ SMA/ SMK/ Pesantren Muadalah, bahwa pendaftaran untuk masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sudah dibuka sejak 12 April 2018. Pendaftaran berakhir tanggal  8 Mei 2018.

Sebagaimana diketahui bahwa untuk masuk PTKIN ada tiga jalur. Jalur pertama, adalah jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN). Jalur ini sudah ditutup. Jalur kedua adalah jalur Ujian Masuk PTKIN secara nasional. Jalur inilah yang saat ini sedang dibuka.

Tata Cara Pendaftaran UM-PTKIN
Tahap awal, pendaftar harus mengisi biodata secara online di halaman um-ptkin.ac.id. Isi semua kolom yang diminta dalam pendaftaran tersebut sampai akhirnya mendapatkan nomor SIP (Slip Instruksi Pembayaran), PIN dan informasi jumlah nominal uang pendaftaran yang dibayarkan. Di halaman ini juga diberitahu tatacara pembayaran.



Setelah itu, peserta melakukan pembayaran pada Bank BNI/ BNI Syariah dengan memasukkan nomor SIP. Pembayaran dapat dilakukan di teller bank, ATM atau melalui SMS Banking. Pembayaran juga dapat dilakukan pada bank lain dengan cara transfer ke Virtual Account BNI.

Jika telah melakukan pembayaran, peserta melanjutkan pendaftaran online di um-ptkin.ac.id dengan memasukkan nomor SIP dan PIN untuk memilih kelompok ujian, program studi, lokasi ujian dan tipe ujian (ujian berbasis komputer atau ujian berbasis kertas). Terakhir peserta dapat mencetak kartu ujian. Sampai di sini selesai tahap pendaftaran. Selanjutnya tinggal menunggu pelaksanaan ujian UM-PTKIN.

 
  • Contact Us | Site Map | TOS | Privacy Policy | Disclaimer
  • Copyright © Bismi Rabb. Template by OddThemes