Showing posts with label STAIN Gajah Putih. Show all posts
Showing posts with label STAIN Gajah Putih. Show all posts

Tantangan Dan Peluang Perkuliahan Di PTKI Akibat Pandemi

7:33 AM
Era disrupsi yang sudah kita lalui pada satu sisi menjadi musibah. Namun pada sisi yang lain ia diharapkan membawa berkah. Di saat belum semua kita siap menghadapinya, kita dihadapkan pula pada persoalan global, pandemi covid 19 yang mempengaruhi seluruh aspek termasuk pendidikan. 

Kawan-kawan di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan mungkin maklum jika akhir-akhir ini minat orang untuk mendaftar kuliah di tarbiyah/keguruan mulai berkurang. Di saat pandemi tingkat kebutuhan siswa terhadap guru mulai berkurang. Saat ini peserta didik sudah bisa mandiri belajar baik melalui sistem belajar dalam jaringan bersama guru yang real atau belajar melalui aplikasi lain dengan "guru virtual". Di beberapa daerah, terutama di perkotaan atau pada masyarakat yang mempunyai akses internet yang kuat, peserta didik umumnya belajar dari aplikasi. Sehingga sebagian peran guru sudah tergantikan oleh aplikasi belajar yang tersedia secara daring.

Selain itu orang sudah berfikiran praktis, jika tidak disebut pragmatis. Sebagai contoh, untuk bisa berbahasa Inggris tidak harus kuliah di program studi (prodi) Bahasa Inggris. Hal yang serupa juga berlaku untuk semua prodi bahasa asing. Banyak sarana bisa dimanfaatkan untuk bisa belajar bahasa. Terutama belajar dengan perantara aplikasi yang banyak tersebar di dunia maya.

Dampak tersebut juga dirasakan oleh lembaga kursus bahasa. Keberadaan lembaga kursus mulai terancam semenjak banyaknya bermunculan aplikasi belajar. Saya tidak ingin menyebutkan banyak contoh. Khawatir ini menjadi hal yang tidak mengenakkan bagi pemangku kebijakan pada prodi-prodi tersebut. Tapi ini adalah kenyataan suatu yang mesti dihadapi karena inilah imbas dari era distrubsi pada dunia pendidikan. 

Jika dulu yang menjadi fakultas favorit di PTKI adalah Tarbiyah dan Keguruan, sekarang terbuka peluang bagi fakultas lain untuk diserbu oleh mahasiswa. Prodi Ilmu Alquran dan Tafsir di Fakultas Ushuluddin misalnya. Trend minat umat belajar ilmu agama saat ini mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Meski pengajian agama di masjid/ musolla tidak ada di masa pandemi, tapi banyak ceramah dan pengajian yang disampaikan melalui media sosial atau platform video converence oleh para ustadz, tengku, buya atau kiyai.

Bahkan ada orang yang berminat belajar agama dengan alasan awal yang sangat sederhana. Di antaranya agar bisa mengimami keluarga solat berjamaah. Karena sejak pandemi, banyak orang yang tidak bisa mengakses tempat ibadah umum seperti masjid dan musolla. 

Begitu juga minat menghafal Alquran. Beberapa lembaga pendidikan sudah menjadikan tahfidz Alquran sebagai mata pelajaran. Juga banyak bermunculan lembaga-lembaga tahfidz. Hendaknya peluang itu juga ditangkap oleh prodi ini.

Begitu juga peluang dalam bidang ilmu dakwah dan komunikasi. Pesatnya perkembangan "media baru" saat ini merupakan peluang yang bisa dimanfaatkan. Seseorang dengan mudah membuat chanel video atau halaman web yang dapat diakses oleh banyak orang.

Era keterbukaan saat ini juga memberi kesempatan kepada banyak orang atau lembaga untuk membuat portal berita. Lembaga penyiaran radio misalnya sudah membuat halaman web dan siaran di televisi. Stasiun televisi juga membuat halaman web dan chanel video tersendiri. Bahkan diakui atau tidak, orang-orang yang mempunyai gawai lebih banyak menonton chanel televisi atau video online di gawainya ketimbang menonton melalui media televisi. Begitu juga halnya dengan matinya beberapa media cetak yang beralih ke media online.

Tidak hanya pada dua bidang ilmu ini saja peluang itu ada. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Syariah dan Hukum, Adab dan Humaniora tentu juga dapat menangkap peluang dari era sekarang. Begitu juga kita harapkan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan. Saya yakin ada peluang besar yang akan ditangkap, hanya saja belum terbaca semuanya oleh sebagian kita.

Inilah bagian dari era disrupsi yang pada satu sisi menjadi musibah, namun pada sisi yang lain ia membawa berkah. Tantangan ke depan semakin kompleks. Tapi sejalan dengan itu terbuka peluang pada sisi-sisi yang lainnya. Mari kita siapkan diri, keluarga dan masyarakat kita untuk menghadapi perubahan yang akan selalu bergulir. Semoga kita diberi petunjuk dan kekuatan oleh Allah Yang Maha Kuasa. Aamiin.

Beberapa Catatan Perbaikan Proposal Skripsi

2:48 PM
Postingan ini berasal dari catatan yang sering disampaikan dalam merespon rancangan proposal skripsi mhs pada penelitian kepustakaan.
  1. Latar belakang masalah (lbm) sebaiknya terdiri atas landasan filosofis, teoritis dan faktual. Landasan filosofis dan teoritis ini selanjutnya dipertentangkan dengan kondisi faktual yang ada. Sehingga muncul beberapa masalah. Pada skripsi non prodi keagamaan, juga dapat menambahkan landasan religius yang berasal dari ayat Al-Quran atau hadis Nabi Saw. berupa menampilkan ayat dan penafsiran beberapa orang mufasir tentang topik yang menjadi fokus penelitian.
  2. Dari beberapa masalah yang muncul, pilih satu atau beberapa hal yang akan menjafi fokus penelitian. Ada juga yang menyebutnya dengan batasan masalah.
  3. Dari fokus penelitian itu dimunculkanlah pertanyaan. Pertanyaan penelitian ini ada yang menyebutnya rumusan masalah. Pertanyaan itu selanjutnya yang akan dijawab dalam tujuan penelitian. 
  4. Jika pertanyaan penelitiannya ada tiga, maka tujuan penelitiannya juga tiga. Tiga tujuan ini juga nanti yang akan muncul di kesimpulan pada bab terakhir.
  5. Manfaat penelitian berbeda dengan tujuan penelitian. Jika tujuan penelitian adalah untuk menjawab pertanyaan penelitian, maka manfaat penelitian adalah nilai atau kegunaan penelitian. Kegunaan itu bisa secara khusus bagi kepentingan peneliti, dan dapat juga di luar kepentingan peneliti secara umum.
Demikian beberapa catatan. Semoga dapat membantu. Secara teknis dapat berdiskusi dengan pembimbing masing-masing. Jika postingan ini berbeda dengan arahan pembimbing, abaikan saja ini. Ikuti arahan pembimbing skripsi.

Perpustakaan Digital [Free]

5:03 PM
Kabar gembira bagi para peneliti, pengkaji dan mahasiswa yang ingin mencari buku-buku gratis. Beberapa situs menyediakan buku-buku dan bahkan jurnal yang sangat diperlukan sebagai referensi atau sekedar bacaan untuk memperkaya khazanah keilmuan.

Berikut ini kami sampaikan beberapa situs penyedia buku-buku dan jurnal. Untuk peminat kajian ke-Islaman, situs berikut sangat membantu referensi dan akses ke kitab-kitab turats yang mungkin susah ditemukan pada perpustakaan.

1. http://perpustakaanislamdigital.com/
Situs ini berisi 3600 judul kitab kajian klasik dan kontemporer.

2. http://carihadis.com/
Situs ini berisi kitab hadis.

3. https://kitabpdf.warisansalaf.com
Situs ini berisi kitab-kitab turats dan buku-buku keagamaan.

4. https://drive.google.com/open?id=1kUKinqkNzmYu0vhJNbyuA5ctuHTOSiCR
Situs ini juga berisi buku-buku dan kitab-kitab dalam bidang ilmu agama.

5. https://www.rumahfiqih.com/pdf/index.php
Situs ini secara khusus berisi buku-buku fiqih yang bisa diunduh gratis.  Namun ada juga beberapa buku lain di luar fiqih.

6. https://pustakalajnah.kemenag.go.id
Situs ini adalah situs berbagi buku yang disediakan oleh Lajnah Pentashih Mustafa Al-Qur'an di bawah Balitbang dan Diklat Kemenag Republik Indonesia. Untuk bisa unduh buku-buku yang disediakan, pengguna harus log in terlebih dahulu. Maka untuk akses harus registrasi.

7. http://e-resources.perpusnas.go.id/
Ini adalah situs yang disediakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia untuk memenuhi kebutuhan terhadap akses perpustakaan digital berupa jurnal, ebook dan berbagai referensi online lainnya. Syaratnya harus menjadi anggota perpusnas.

8. https://read.tafsir.one/
Link ini berisi beberapa kitab tafsir yang tidak hanya bisa dibaca, tapi juga ada audio yanf bisa didengar.

Khusus sumber-sumber berbahasa Asing selain Arab, dapat dikunjungi situs di bawah ini.

1. http://gen.lib.rus.ec
Situs ini berisi akses berbagai buku-buku dan jurnal Internasional dalam berbagai bidang ilmu. Untuk mengakses situs ini tidak perlu registrasi.

2. https://b-ok.xyz/
Situs ini berisi buku-buku berbagai asing yang juga gratis.

3. http://pdfdrive.net
Di situs ini tersedia lebih dari 92 ribu buku gratis dari berbagai genre yang dapat diunduh secara gratis.

4. https://www.jstor.org
Situs ini berisi buku dan jurnal. Untuk bisa mengaksesnya, harus log in terlebih dahulu.

Nah, silakan jelajahi luasnya samudera ilmu dengan mengakses situs-situs tersebut. Jika Anda menemukan situsuk lain yang juga gratis, silakan tulis di kolom komentar biar segera kita update informasi ini. Terima kasih.

Jadwal SPAN-PTKIN 2019 Diperpanjang Sampai 03 Maret 2019

11:21 AM
Ada kabar gembira bagi calon mahasiswa yang akan mendaftar kuliah di Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri. Jadwal pengisian PDSS yang sedianya berakhir pada 28 Februari 2019 diperpanjang hingga 03 Maret 2019. Hal itu disampaikan berdasarkan surat Panitia Pelaksana SPAN-UM PTKIN.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Ketua Umum SPAN UM PTKIN tersebut disampaikan alasan perpanjangan masa pengisian PDSS yaitu sehubungan dengan tingginya minat sekolah/ madrasah/ pesantren muadalah untuk mengikuti SPAN PTKIN Tahun 2019, serta hasil kesepakatan Ketua Forum Pimpinan PTKIN dan Panitia Pusat SPAN-UM PTKIN 2019 tentang perpanjangan pendaftaran SPAN-PTKIN 2019.

Maka bagi calon mahasiswa yang mendaftar di PTKIN seperti STAIN, IAIN dan UIN, masih ada kesempatan untuk mendaftar. Bagaimana caranya? Hubungi pihak sekolah. Informasi tentang perpanjangan ini sudah disampaikan di halaman span ptkin 

Tanya Jawab Seputar SPAN-PTKIN

6:09 PM

Apa Itu SPAN PTKIN?

SPAN PTKIN adalah singkatan dari Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. SPAN PTKIN merupakan salah satu bentuk jalur masuk kuliah di kampus di bawah Kementerian Agama yaitu UIN, IAIN, dan STAIN. Jenis seleksi ini berlaku nasional. Artinya, seseorang yang berada di Papua bisa mendaftar kuliah di seluruh Indonesia. Dia bisa mendaftar kuliah di IAIN yang ada di Papua, STAIN di Aceh atau UIN di Pulau Jawa misalnya.

Apa Keuntungan Mendaftar Melalui Jalur SPAN PTKIN?

Ada banyak keuntungan mendaftar kuliah melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional. Di antaranya:

Pertama, bisa memilih jurusan apa saja di kampus mana saja di Indonesia. 

Kedua, pendaftaran gratis. Peserta tidak dipungut uang pendaftaran.

Ketiga, tidak ada ujian atau tes baik secara lisan maupun tertulis. Seleksinya hanya berkas seperti rapor dan surat keterangan.

Keempat, Mendaftar bisa dibantu operator sekolah. Calon pendaftar tidak mendaftar sendiri. Tapi melalui operator sekolah. Paling tidak, bagi calon pendaftar yang tidak memiliki akses internet sendiri, bisa dibantu oleh pihak sekolah.

Kelima, mendaftar melalui jalur SPAN adalah syarat untuk mengikuti seleksi beasiswa bidik misi yang disediakan oleh pemerintah. Artinya, jika berhasil masuk kuliah di PTKIN melalui jalur ini, maka mahasiswa bisa mengikuti seleksi beasiswa bidik misi yang disediakan oleh pemerintah.

Bagaimana Cara Mendaftarnya? 

Klik saja https://span-ptkin.ac.id/page. Semua hal terkait ketentuan pendaftaran, tata cara pendaftaran, jadwal seleksi dan pilihan program studi ada di situs tersebut. Semoga berhasil masuk di kampus pilihannya. Aaminn.

Di Antara Persoalan Ummat Saat Ini

12:09 PM
Hari ini kami kembali ke almamater kami yang telah diresmikan penegeriannya. Kami tamat pada tahun 2004 dari Jurusan Tarbiyah. Setelah tamat dari STAI Gajah Putih, kami melanjutkan studi pascasarjana di Sumatera Utara.
Acara hari ini adalah respon positif kita terhadap hasil yang telah dikeluarkan oleh ulama sebagai bentuk tanggung jawab kita bersama kepada generasi kita, masyarakat kita. Sebab ilmu yang kita dapatkan mestinya dapat kita bagi dan diaplikasikan. Karena itu adalah harapan agama.
Kita melihat dari sisi atas perlahannya generasi kita meninggalkan nilai kultur adat, agama. Berangkat dari masalah yang kita saksikan dalam ruang publik di antaranya tingkat perceraian, mari kita kaji secara akademis. Rekor perceraian tertinggi saat ini adalah Aceh Tengah. Mari kita kaji adanya intervensi yang ada sebagaimana disampaikan oleh ketua STAIN Gajah Putih dalam pembukaan tadi.
Masalah lain adalah KDRT, penelantaran anak. Apakah karena faktor kurangnya keterlibat sistem pemerintah? Pergaulan remaja perlahan meninggalkan nilai agama dan budaya. Tindankan kriminal, pekerjaan maksiat yang melanggar agama masih kita lihat. Kurangnya even yang memberi penguatan nilai, kurangnya tanggung jawab pimpinan di level bawah (tingkat desa). Adanya perubahan pergeseran nilai-nilai budaya.
Dari seminar ini kami harapkan dapat disampaikan rekomendasi kepada pemerintahan. Dari fungsi kami sebagai dewan legislatif, kami akan melakukan fungsi legislasi mungkin dalam bentuk rancangan qanun yang belum diatur sebelumnya, maka kami siap melaksanaknnya.
Hari ini kami akan mengesahkan 6 qanun di antaranya qanun tentang Masyarakat Adat Gayo. Maka kami tidak bisa hadir sampai akhir acara ini. Kami sampaikan selamat melaksanakan seminar kepada semua peserta semoga seminar ini  menghasilkan ide dan pemikiran yang akan dapat kita gunakan ke depannya.

Itulah penyampaian Muchsin Hasan, M.SP, Ketua DPRK Aceh Tengah, Pada saat menjadi Keynote Speaker dalam Seminar Dosen Jurusan Ushuluddin dan Dakwah STAIN Gajah Puith Takengon, Rabu, 23 Desember 2015 di Aula Biro STAIN Gajah Putih Takengon.

Jalur Pendaftaran UM-PTKIN 2018 Sudah Dibuka

8:07 AM
Kabar gembira bagi lulusan MA/MAK/ SMA/ SMK/ Pesantren Muadalah, bahwa pendaftaran untuk masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sudah dibuka sejak 12 April 2018. Pendaftaran berakhir tanggal  8 Mei 2018.

Sebagaimana diketahui bahwa untuk masuk PTKIN ada tiga jalur. Jalur pertama, adalah jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN). Jalur ini sudah ditutup. Jalur kedua adalah jalur Ujian Masuk PTKIN secara nasional. Jalur inilah yang saat ini sedang dibuka.

Tata Cara Pendaftaran UM-PTKIN
Tahap awal, pendaftar harus mengisi biodata secara online di halaman um-ptkin.ac.id. Isi semua kolom yang diminta dalam pendaftaran tersebut sampai akhirnya mendapatkan nomor SIP (Slip Instruksi Pembayaran), PIN dan informasi jumlah nominal uang pendaftaran yang dibayarkan. Di halaman ini juga diberitahu tatacara pembayaran.



Setelah itu, peserta melakukan pembayaran pada Bank BNI/ BNI Syariah dengan memasukkan nomor SIP. Pembayaran dapat dilakukan di teller bank, ATM atau melalui SMS Banking. Pembayaran juga dapat dilakukan pada bank lain dengan cara transfer ke Virtual Account BNI.

Jika telah melakukan pembayaran, peserta melanjutkan pendaftaran online di um-ptkin.ac.id dengan memasukkan nomor SIP dan PIN untuk memilih kelompok ujian, program studi, lokasi ujian dan tipe ujian (ujian berbasis komputer atau ujian berbasis kertas). Terakhir peserta dapat mencetak kartu ujian. Sampai di sini selesai tahap pendaftaran. Selanjutnya tinggal menunggu pelaksanaan ujian UM-PTKIN.

Tanya Jawab Seputar Mendaftar Kuliah

6:31 PM
Bagi adik-adik SLTA yang akan memasuki jenjang perguruan tinggi, saat ini mungkin ada yang galau dikarenakan harus memilih mau kuliah di mana. Padahal, Ujian Nasional saja belum dimulai, tapi sudah dibingungkan oleh keharusan memilih di mana akan kuliah. Postingan ini mungkin dapat sedikit membantu kegalauan menentukan pilihan itu.

Pada prinsipnya, semua perguruan tinggi sama. Tujuannya mencerdaskan bangsa. Namun, bagi orang tertentu tidak semua perguruan tinggi dianggap sama. Ada perguruan tinggi negeri, ada perguruan tinggi swasta. Ada perguruan tinggi di bawah Kementerian Agama dan ada perguruan tinggi di bawah Kementerian Dikti. Selebihnya, perguruan tinggi dibedakan oleh beberapa keistimewaan.

Mengapa Harus Mendaftar Kuliah di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI)?
Untuk belajar ilmu ke-Islam-an maka PTKI seperti STAIN, IAIN dan UIN adalah pilihan. Hal itu tidak diragukan lagi. Selain sebagai tempat belajar ilmu agama, PTKI juga merupakan tempat mempelajari saint, teknologi dan ilmu pengetahuan lainnya. Selama ini yang diketahui orang bahwa PTKI adalah tempat kuliah khusus mempelajari ilmu agama saja. Padahal di PTKI selain menyelenggarakan program studi ke-Islam-an (Islamic studies), juga menyelenggarakan program studi saint dan ilmu pengetahuan lain. Bahkan kajian itu integral dengan ke-Islam-an. Biasa juga disebut dengan Islamic Saintis.

Contoh, bagi mahasiswa yang mengambil program studi Ekonomi Syari'ah di PTKI, setelah tamat mereka menyandang gelar Sarjana Ekonomi (SE). Apa beda SE lulusan PTKI dengan SE lulusan non-PTKI? Bahwa SE lulusan PTKI disamping menguasai ilmu ekonomi layaknya SE yang lain, mereka juga menguasai ilmu ekonomi berbasis syariat Islam. Harapannya tidak hanya sukses dunia, tapi sukses dunia akhirat.

Contoh lain, Arsitektur alumni PTKI ketika membuat gambar rumah tidak hanya mempertimbangkan arah mata angin, tapi juga memperhatikan arah kiblat. Mereka tidak akan membuat WC menghadap atau membelakangi kiblat. Karena dalam hadis ada larangan buang air menghadap atau membelakangi kiblat.

Bagi alumni Sarjana Hukum (SH) PTKI, selain menguasai ilmu hukum layaknya SH yang lain, mereka juga menguasai hukum Islam. Bagi Sarjana Pendidikan (S.Pd) lulusan PTKI, selain menguasai ilmu pendidikan layaknya S.Pd lulusan non-PTKI, mereka juga menguasai ilmu pendidikan menurut ajaran Islam. Bagi Sarjana Sosial (S.Sos) alumni PTKI, mereka mempunyai kelebihan pelajaran ilmu sosial berbasis Islam. Pendek kata, program studi ilmu pengetahuan sain dan teknologi di PTKI menjadikan sarjana yang memiliki nilai plus yaitu ilmu ke-Islam-annya.

Bagaimana Cara Mendaftar di PTKI Negeri? 
Ada tiga jalur pendaftaran untuk bisa kuliah di PTKIN. Jalur pertama yaitu jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN), jalur kedua yaitu jalur Ujian Masuk yang diselenggarakan secara nasional, dan terkahir jalur ujian masuk yang diselenggarakan secara mandiri oleh masing-masing kampus. Untuk masuk jalur SPAN, mendaftarnya di http://span-ptkin.ac.id/. Untuk Mendaftar melalui jalur UM-PTKIN mendaftarnya via http://um-ptkin.ac.id/. Sedangkan untuk mendaftar melalui jalur UM-Mandiri, silakan akses web masing-masing kampus yang ingin dituju.

Apa Keuntungan Mendaftar Melalui Jalur SPAN PTKIN?
Ada banyak keuntungan mendaftar kuliah melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional. Di antaranya:
Pendaftaran gratis, tidak dipungut uang pendaftaran.
Tidak ada ujian atau tes baik secara lisan maupun tertulis. Seleksinya hanya berkas seperti rapor dan surat keterangan.
Calon pendaftar tidak mendaftar sendiri. Tapi melalui operator sekolah. Paling tidak, bagi calon pendaftar yang tidak memiliki akses internet sendiri, bisa dibantu oleh pihak sekolah.
Terakhir, mendaftar melalui jalur SPAN, adalah syarat untuk mengikuti seleksi beasiswa bidik misi yang disediakan oleh pemerintah.


Keuntungan Mendaftar Melalui Jalur UM- PTKIN
Bagi yang tidak mendaftar pada jalur SPAN-PTKIN, maka jalur pendaftaran berikutnya adalah jalur UM-PTKIN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri). Jalur masuk ini dibuka secara nasional. Bagi calon pendaftar yang berada di luar Aceh misalnya, bisa mendaftar kuliah di Aceh. Pelaksanaan ujian masuknya tidak harus datang ke Aceh. Lokasi ujian bisa dipilih di kota terdekat dengan tempat tinggal pendaftar.

Sejak tahun 2017, melalui jalur UM-PTKIN bisa ikut bersaing dalam memperebutkan beasiswa bidik misi yang kabarnya tahun ini meningkat nominalnya dan juga kuotanya. Hanya saja, peserta yang mendaftar untuk ikut seleksi bidik misi diharuskan melengkapi pendaftaran sampai selesai upload syarat bidik misinya. Ini penting diperhatikan. Sebab, jika memilih bidik misi dari jalur pendaftaran UM-PTKIN tanpa selesai pada tahapan upload berkasnya, maka belum bisa ikut seleksi bidik misi.

Bagi calon pendaftar yang telah mendaftar melalui jalur SPAN-PTKIN, namun tidak lulus sesuai dengan pilihan pertama yang diinginkan, maka masih bisa mendaftar melalui jalur UM-PTKIN agar bisa diterima pada program studi pilihan utama. Syaratnya, harus belajar dan mempersiapkan diri untuk seleksi.

Pelaksanaan seleksi pada sebagian kampus sudah berbasis komputer. Namun pada sebagian kampus masih ada yang berbasis kertas. Tergantung kesiapan kampus masing-masing dengan banyaknya jumlah peserta yang mendaftar.

Jalur UM Mandiri
Jalur UM Mandiri adalah jalur khusus yang diperuntukkan bagi calon pendaftar yang sangat menginginkan bisa kuliah di kampus yang dituju dengan sedikitnya persaingan. Peserta tidak perlu bersaing secara nasional. Untuk mendaftar, calon peserta bisa menghubungi kampus yang dituju melalui webnya masing-masing atau langsung datang ke kampus saesuai waktu yang dijadwalkan.

Sayangnya, mendaftar melalui jalur ini biasanya sesuai dengan kuota yang tersedia pada masing-masing kampus. Jika kuota yang tersedia tidak ada lagi, maka sudah juga untuk bisa memilih program studi yang diinginkan.

Hal lain dari jalur ini adalah bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, peserta yang masuk melalui jalur UM Mandiri tidak bisa mengikuti seleksi beasiswa bidik misi. Tapi, ada beasiswa lain yang menanti seperti beasiswa prodi keagamaan, beasiswa tahfidz Alquran dan beasiswa prestasi.

Memilih STAIN Gajah Putih Takengon?
STAIN Gajah Putih Takengon adalah satu di antara PTKIN yang baru menjadi PTKI Negeri pada tahun 2012. Sejak beralih status menjadi kampus plat merah, STAIN Gajah Putih Takengon mengalami banyak kemajuan. Hal itu dapat menjadi alternatif alasan mengapa memilih kuliah di STAIN Gajah Putih Takengon, di samping alasan lainnya.

Satu-satunya kampus negeri di wilayah tengah Aceh
Wilayah tengah Aceh belum ada kampus negeri selain STAIN Gajah Putih Takengon. Kuliah di kampus negeri milik pemerintah tentunya memiliki berbagai keunggulan dibanding kampus yang bukan plat merah. STAIN Gajah Putih Takengon juga satu-satunya kampus keagamaan terbesar di wilayah tengah Aceh.

Dosennya berasal dari berbagai perguruan tinggi di nusantara dan perguruan tinggi luar negeri
Dulu anak-anak Aceh yang tersebar di wilayah tengah Aceh yang pergi kuliah ke Medan, Banda Aceh, Pekanbaru, Padang, Jambi, Jakarta, Bandung, Solo, Jogjakarta, Malang, Surabaya, Makassar dan perguruan tinggi terkenal di kota-kota lain. Namun, ada yang tidak jadi merantau kuliah karena jauhnya tempat kuliah atau karena tidak sanggup berpisah dengan keluarga. Bagi orang tua yang tidak ingin berpisah dengan anaknya atau sebaliknya anak yang tidak mau merantau kuliah ke kota-kota besar tersebut, sudah ada solusinya. Yaitu kuliah di STAIN Gajah Putih Takengon. Karena saat ini, dosen yang mengajar di STAIN Gajah Putih Takengon adalah berasal dari alumni kampus terkenal di kota-kota besar yang tersebar dari seluruh nusantara. Tidak hanya itu, dosen STAIN Gajah Putih Takengon ada yang berasal dari perguruan tinggi ternama di Mesir, Australia, Malaysia, Sudan dan India.

PTKIN baru yang dipercayai oleh Kementerian Agama untuk mengelola Program Pasca Sarjana
STAIN Gajah Putih Takengon adalah satu-satunya kampus baru negeri yang dipercaya oleh Kementerian Agama untuk mengelola program Pascasarjana atau jenjang Strata Dua. Ini adalah bukti perhatian Pemerintah Pusat kepada daerah ini sekaligus bentuk penghargaan berupa kepercayaan yang didapat oleh STAIN Gajah Putih Takengon untuk mengelola kampus dengan baik.

Tersedia banyak beasiswa
Saat ini ada tersedia beberapa beasiswa yang dapat membantu meringankan beban dan biaya perkuliahan. Tentunya beasiswa itu adalah wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Beasiswa bidikmisi misalnya, setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan kuota calon penerima. Tahun 2017 ada 70 penerima beasiswa bidik misi. Tahun 2018 disediakan 75 kuota calon penerima beasiswa bidik misi. Setiap penerima beasiswa bidik misi mendapatkan beasiswa sejumlah enam juta persemesternya. Dengan beasiswa ini mahasiswa dapat membayar uang kuliah dan keperluan kuliah lainnya. Selain beasiswa bidik misi, juga ada beasiswa prestasi akademik bagi mahasiswa yang memiliki prestasi secara akademis.

Bagi mahasiswa yang hafal al-Qur'an, juga ada beasiswa tahfidz al-Qur'an. Bagi yang belum hafal al-Qur'an tidak perlu khawatir. Karena kampus STAIN Gajah Putih Takengon melatih dan membina calon penghafal al-Qur'an.

Terakhir, khusus program studi keagamaan yang merupakan keilmuan utama PTKIN, tersedia beasiswa khusus yaitu beasiswa program studi keagamaan. Di antara  calon penerima beasiswa ini adalah mahasiswa yang concern dalam kajian agama dengan memilih program studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IAT). 


Prodi Ilmu Alquran dan Tafsir
Program studi ini fokus mengkaji al-Qur’an sebagai sumber ajaran agama Islam. Lulusan prodi IAT akan menyandar gelar akademik Sarjana Agama (S.Ag). Profil utama lulusan adalah sebagai kader ulama yang akan menjadi akademisi, pengajar, penyuluh agama atau muballigh yang menguasai bidang al-Qur’an dan tafsir.


Profil lain lulusan prodi IAT adalah sebagai peneliti dan praktisi sosial keagamaan. Sebagai peneliti, lulusan prodi IAT akan menjadi peneliti dan penulis buku ilmiah dan populer di bidang ilmu al-Qur’an dan tafsir. Sedangkan sebagai praktisi sosial keagamaan, lulusan prodi IAT dapat mengintegrasikan antara kajian Al-Qur’an dan Tafsir dan perkembangan persoalan sosial keagamaan dengan menjadi praktisi lembaga tahfiz dan tahsin al-Qur’an, imam masjid, penerjemah atau editor buku-buku keagamaan, dan fasilitator pemberdayaan masayarakat.

Peran Ulama Dalam Penguatan Ekonomi Ummat

6:45 PM
Dalam tradisi keilmuan Islam, dikenal tiga ilmu klasik yang murni berasal dari dunia Islam yaitu ilmu kalam, Ilmu Fiqih-Ushul Fiqh dan ilmu Tasawuf. Juga, ada ilmu alat berupa Ulumul Qur'an dan Ulumul Hadis. Selain itu juga ada yang menambahkan ilmu bahasa sebagai ilmu alat. Di luar itu, tidak dikenal ada ilmu lain dalam peradaban Islam yang murni berasal dari peradaban Islam klasik. Kalaupun ada pemikiran tokoh tentang hal itu, tidak menjadi mainstream. Ia tidak ilmu yang mandiri seperti keilmuan Islam yang disebut di atas.

Sebagai contoh ilmu ekonomi dan ilmu pendidikan. Ia tidak muncul dari kalangan ilmuwan Islam klasik. Belum ada teori tentang ekonomi atau pendidikan yang lahir dari peradaban Islam klasik. Jika dicari referensi klasik tentang ilmu ini dalam peradaban Islam tidak ada. Ilmu ini berasal dari barat. Sebagian konsep yang muncul dari ilmuwan barat yang cocok dan sesuai dengan ajaran al-Qur'an dipakai. Sehingga diadopsi oleh ilmuwan Islam belakangan. Kalau ada orang yang mengakui bahwa ilmu sosiologi berasal dari Ibn Khaldun, alhamdulillah.

Dalam konteks trend ekonomi syariah saat ini. Penggabungan syariah dan ekonomi tentunya kurang tepat. Makanya di beberapa kampus dipisah fakultas ekonomi dan syariah. Syariah atau hukum mengkaji berkaitan dengan sah tidak sah, memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat. Sementara ekonomi mengkaji untung dan rugi. Sehingga ketika kita membahas perbankan syariah ternyata belum kita bahas dan fahami secara baik. Apakah perbankan secara Islam atau bisnis yang untung secara Islam?

Bagaimana Peran Ulama?
Ulama punya peran mengubah sikap mental masyarakat menjadi sikap positif. Satu di antaranya sikap amanah. Dalam bahasa lain disebut dengan kejujuran. Kenapa Nabi Muhammad bisa meraih untung yang lebih ketika berdagang? Jawabannya karena Nabi Muhammad amanah atau jujur. Nabi tidak pernah menipu pembelinya. Sehingga orang mau membeli dengan harga yang lebih. Kalau sebuah lembaga keuangan seperti bank berlaku curang, maka orang tidak akan mau menyimpan uangnya di bank.

Sikap mental yang lain adalah bekerja keras. Amanah saja belum cukup untuk bisa meraih keuntungan yang lebih. Maka amanah harus dibarengi dengan kerja keras. 

Peran kedua yaitu ulama hendaknya mampu melahirkan konsepsi yang dapat diterapkan secara efektif dan efisien oleh umat dan lembaga keuangan sehingga bernilai tinggi. Termasuk dalam meraih keuntungan materi.

Perlu diketahui informasi al-Qur'an tentang harta ada dua. Pertama terkait pentingnya berharta sebagai sarana termasuk untuk beribadah. Kedua juga ada celaan al-Qur'an disebabkan oleh harta seperti pangkal ayat surat al-Takatsur dan surat al-Humazah. Maka peran ulama adalah melahirkan konsep mengumpulkan harta dengan cara yang baik (efektif dan efisien), termasuk menghindari praktek ribawi.

Demikianlah penyampaian Prof. Dr. H. Al Yasa Abubakar dalam Muzakarah Ulama dengan tema "Revitalisasi Peran Ulama dan Perbankan Syariah dalam Penguatan Ekonomi Ummat" yang diadakan oleh STAIN Gajah Putih Takengon pada hari Rabu, 28 Februari 2018 di Gedung Kampus Baru STAIN Gajah Putih di Mulie Jadi yang baru diresmikan oleh Menteri Agama RI.
____


BACA JUGA penyampaian Prof. Al Yasa tentang:


Empat Identitas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri

3:15 PM
Kementerian Agama membawahi 57 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) baik berupa STAIN, IAIN maupun UIN. Ada empat identitas yang menjadi distingsi PTKIN dengan lembaga yang lain.

Pertama, identitas sebagai Perguruan Tinggi (PT). PT bukan sekedar sekolah, tapi lebih dari itu PTKIN adalah sekolah tinggi. Pelajarnya disebut mahasiswa, bukan sekedar siswa. Pengajarnya bukan sekedar guru. Pengajarnya disebut dosen. Bahkan juga disebut guru besar. Lembaga ini bukan lembaga sederhana. Maka seluruh apapun yang dilakukan di PT harus mencerminkan sebuah PT.

Identitas kedua, agama. STAIN adalah PT agama. Identitas ketiga yaitu Islam. Islam seperti apa yang harus dikembangkan oleh PTKIN? Kita harus kembali ke jati diri kita. DNA PTKIN kita adalah Islam washatiyyah, Islam rahmatan lil'alamin, Islam yang memanusiakan manusia. Bukan Islam yang menegasikan saudaranya sesama muslim, tapi justru yang menguatkan Islam dan memelihara harkat dan martabat manusia.

Identitas keempat yaitu "negeri". Ciri ke-Indonesia-an harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan. Di Kemenag kita katakan bahwa beragama untuk mewujudkan Indonesia. Beragama dan ber-Indonesia tidak bisa dipisahkan. Keduanya bagai dua sisi mata uang logam yang tidak bisa dipisahkan.

Kita harus waspada dan hati-hati jika ada paham dan pengamalan yang secara pokok bertentangan dengan sandi beragama. Contoh mengatakan hormat bendera syirik, atau mengatakan pancasila adalah toghut. Hal semacam ini adalah pengamalan keagamaan yang merongrong sendi kehidupan bernegara.

Itulah di antara penyampaian Menteri Agama Republik Indonesia dalam kunjungan kerjanya meresmikan gedung kuliah baru STAIN Gajah Putih di Kampus Mulie Jadi sekaligus membuka acara Muzakarah Ulama dan Seminar Nasional Pendidikan Islam pada hari Rabu 12 Jumadil Akhir 1439 H/ 28 Februari 2018 M.

Melihat KHS Mahasiswa Pada Aplikasi SIAKAD

5:59 PM
Sistem administrasi akademik (SIAKAD) adalah aplikasi yang digunakan oleh mahasiswa untuk seluruh keperluan akademik seperti kuliah, bimbingan dengan dosen wali atau bimbingan skripsi, istirahat atau cuti kuliah, dan aktivitas akademik lainnya.

Di antara rangkaian proses akademis sesudah ujian adalah menunggu nilai keluar. Daftar nilai biasa juga disebut KHS (Kartu Hasil Studi). Ya, dulunya sebelum ada sistem aplikasi jaringan, nilai hasil studi dicetak dalam bentuk lembaran kertas atau kartu. Sekarang, istilah kartu itu tetap dipakai kendati sudah beralih ke sistem aplikasi dan jaringan internet.

Penting: Mengetahui nilai atau KHS penting bukan hanya untuk mengetahui hasil kuliah semester berjalan, tapi juga sebagai patokan untuk mengambil beban kuliah di semester berikutnya. Ada ambang batas nilai untuk menentukan beban kuliah semester berikutnya.

Berikut ini cara mencek KHS pada aplikasi SIAKAD

Login ke akun Anda dengan username dan password Anda seperti pada gambar berikut ini
Setelah berhasil masuk, akan muncul tampilan Dashboard. Pada bilah kiri terdapat menu. Pilih menu Kartu Hasil Studi (KHS) seperti yang digaris merah pada gambar di bawah ini.


Setelah itu akan tampil nilai yang telah diperoleh selama perkuliahan mulai dari semester pertama sampai semester terakhir saat itu. Dalam contoh pada gambar ini tampak ada tiga semester yang sudah dilalui. Maka ada tiga semester juga KHS-nya.


Pada gambar tampak sengaja ditandai dengan garis merah, kuning dan hijau. Tanda yang digaris merah adalah nilai semester I. Satu garis merah adalah Indeks Prestasi (IP) Semester I atau nilai semester I. Garis merah dua adalah Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) semester I yang masih sama dengan IP-nya. Begitu seterusnya garis kuning untuk semester II dan hijau semester III.

Berbekal nilai semeter tersebut, Anda bisa mengajukan Kartu Rencana Studi (KRS) semester berikutnya. Untuk pengajuannya silakan klik Pengajuan KRS pada bilah menu kiri. Jika keluar gambar seperti di bawah ini, berarti Anda belum bayar uang kuliah atau belum registrasi secara akademis.


Demikian panduan melihat KHS pada akun SIAKAD baru bagi mahasiswa. Semoga bermanfaat. Aamiin.

Cara Ubah Profil Mahasiswa Pada Aplikasi Baru SIAKAD

5:10 PM
Pada bagian sebelumnya sudah disampaikan cara mengubah profil pada aplikasi SIAKAD Mahasiswa . Berhubung aplikasi SIAKAD ini telah berubah dari sistem sebelumnya kepada sistem yang baru, maka bagi mahasiswa yang belum melakukan update data dan profil dirinya, maka harus mengubahnya di aplikasi yang baru. Sedangkan bagi mahasiswa yang sudah update profilnya pada aplikasi siakad yang lama, maka tidak perlu lagi ubah data. Karena data dari aplikasi yang lama sudah diimport ke aplikasi yang baru ini.

Berikut cara ubah profil bagi mahasiswa pada aplikasi siakad yang baru.

1.   Login ke akun Anda dengan username dan password Anda seperti pada gambar di bawah ini;

2.   Setelah berhasil masuk, akan muncul tampilan seperti di bawah ini. Klik bagian profil pada bilah menu kiri. Letaknya pada pilihan menu paling bawah;

3.   Setelah itu klik Edit Profil;

4.     Selanjutnya bisa diisi data diri yang belum lengkap dan sekaligus bisa diperbaiki jika ada data yang salah;

5.     Setelah terisi semua, lalu klik Ubah Profil pada bagian bawah;

6.   Jika ada data yang belum lengkap terisi, maka akan muncul kotak berwarna merah dan selanjutnya harus diisi;

7.   Jika telah selesai mengisi semua yang diminta, maka simpan dan selanjutnya Anda bisa log out atau memilih menu lain.

Demikian panduan melengkapi atau mengubah data profil pengguna akun SIAKAD baru bagi mahasiswa. Semoga bermanfaat. Aamiin.


 
  • Contact Us | Site Map | TOS | Privacy Policy | Disclaimer
  • Copyright © Bismi Rabb. Template by OddThemes